Entah apa yang dirasakan seorang ibu atau ayah. Ketika buah hatinya pulang dari sekolah dan memberikan secarik kertas ujiannya. Tak ada masalah memang dari nilainya. Nilainya bagus, dan itu sebuah kebanggaan bagi sang orang tua. Betapa gembiranya ayah dan ibu. Akan tetapi betapa mirisnya (mungkin) hati mereka ketika mengetahui bahwa ternyata jawaban dari salah satu soal seperti apa yang terlihat di bawah ini.
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga) (QS: Ali Imran :14)
The pursuit of truth and beauty is a sphere of activity in which we are permitted to remain children all our lives.
- Albert Einstein -
"We are guilty of many errors and many faults but our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life. Many of the things we need can wait. The child cannot. Right now is the time his bones are being formed, his blood is being made, and his senses are being developed. To him we cannot answer 'Tomorrow'. His name is 'Today'."
- Gabriela Mistral - Noble Prize Winner 1945
mungkin ibunya pake jilbab Gar, nah yang biasa kondean gitu pembantunya
ReplyDelete*mencoba berhusnudzhon* hehehehe
sepakat sama kak Ludi. :)
ReplyDeleteampun deh...
ReplyDeletebener juga
ReplyDelete*seneng ada yang sepakat*
ReplyDelete*seneng ada yang bilang bener juga*
*bersyukur udah husnudzhon*
hehehe
*seneng ngeliat orang seneng*
ReplyDeletewah...miris ngeliatnya...
ReplyDeleteitu ketas ujian nemu gambarnya aja ato nemu beneran bendanya kak?